TERNATE,HR— Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara bersiap menggelar puncak rangkaian acara Festival Salawaku Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Benteng Fort Oranje, Ternate, pada 6 hingga 8 November 2026.
Sebagai bagian dari persiapan menuju acara utama, BI Maluku Utara telah sukses melaksanakan berbagai kegiatan pre-event atau Road to Salawaku sejak pertengahan Oktober lalu. Rangkaian kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas, pendampingan, serta perluasan jejaring bagi komunitas dan pelaku usaha lokal.
Kepala Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, menjelaskan sejumlah program pelatihan strategis telah digelar guna mendorong kemandirian ekonomi daerah, di antaranya: pelatihan hilirisasi pangan dan produk perikanan, dilaksanakan pada 15–16 Oktober untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Kemudian, kewirausahaan konveksi pesantren, pelatihan jahit-menjahit bagi santriwati di Pondok Pesantren Putri Darussalam, Halmahera Selatan, pada 12–26 Oktober guna mendorong kemandirian ekonomi pesantren, termasuk pelatihan pengelolaan sampah bernilai ekonomis dan budidaya maggot.
Tak hanya itu, peningkatan kapasitas pokdarwis, pelatihan capacity building dan penyusunan business plan bagi Kelompok Sadar Wisata se-Maluku Utara pada 21–22 Oktober, dengan menghadirkan narasumber dari pengelola Desa Wisata Iboih (Sabang) dan Desa Wisata Nglanggeran (Yogyakarta).
Penguatan wastra lokal, pelatihan dan pendampingan bagi penenun pemula untuk menarik minat generasi muda serta mendorong inovasi wastra khas Maluku Utara.
Lanjut Handi, puncak Festival Salawaku di Benteng Fort Oranje akan menghadirkan berbagai agenda menarik bagi masyarakat, mulai dari showcase produk unggulan UMKM, pameran ekonomi kreatif, layanan kemitraan, edukasi publik, hingga beragam kompetisi kreatif.
Sejumlah perlombaan yang siap memeriahkan acara meliputi Salawaku Comic Verse, Content Creation Challenge, Salawaku Tourism Innovation Challenge (lomba business plan antar-Pokdarwis), lomba Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah Ranking 1, lomba tari kontemporer, Halal Chef Competition, Salawaku Barista Competition, lomba fotografi Salawaku Through Lens (kategori underwater dan kebudayaan Maluku Utara untuk promosi pariwisata), dan ajang unjuk bakat Kieraha Got Talent.
Kemeriahan puncak festival ini juga akan diisi dengan demo cooking pengolahan pangan lokal bersama Chef Arsyan (MasterChef Indonesia Season 9), senam zumba, aksi donor darah, serta hiburan musik dari band lokal dan bintang tamu nasional, Adrian Khalif.
Menutup keterangannya, Handi Susila mengimbau masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk penipuan atau informasi bohong (hoax) di media sosial terkait penjualan tiket. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Festival Salawaku ini tidak dipungut biaya alias gratis. (nty)























