HALTIM– Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Ir. Ricky Chairul Richfat, menghadiri kegiatan PMI Go To School sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMK Negeri I Halmahera Timur, Selasa (03/11/2026), dengan melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK.
Dalam arahannya, Ricky mengatakan, program PMI Go To School dirancang sebagai salah satu upaya untuk membangun kesadaran sosial dan menumbuhkan semangat kerelawanan sejak usia dini. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan seperti saling membantu, menolong, dan menghargai sesama perlu ditanamkan sejak bangku sekolah.
Ia menjelaskan, PMI Go To School tidak hanya menyasar pelajar tingkat SMA dan SMK, tetapi juga melibatkan siswa SMP. Hal ini karena pembentukan karakter dan kepedulian sosial perlu dimulai sejak usia muda agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kesadaran bagaimana saling membantu, saling menolong, dan saling menghargai sejak usia muda,” ujarnya.
Ricky juga berharap keberadaan PMR di setiap sekolah dapat kembali diaktifkan dan dikembangkan. Ia menilai PMR harus menjadi wadah bagi pelajar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, anggota PMR di sekolah dapat menjadi contoh dan teladan bagi teman-teman lainnya, terutama dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, ia mendorong para relawan muda agar tidak ragu memberikan bantuan kepada siapa pun yang membutuhkan tanpa mengharapkan balasan.
Selain itu, Ricky menyampaikan harapan agar PMI Haltim dapat memberikan dukungan berupa insentif kepada PMR di sekolah-sekolah. Dukungan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang keberlangsungan kegiatan organisasi PMR di masing-masing sekolah.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tetap menyeimbangkan aktivitas organisasi dengan kewajiban utama sebagai siswa. Menurutnya, PMR merupakan wadah pembelajaran untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab, tetapi pendidikan tetap harus menjadi prioritas. (Red)























