Oknum Pejabat Pemprov Janjikan Bantuan Pajeko, Pemuda Muhamadiyah Desak Bawaslu Perketat Pengawasan Lokasi PSU

  • Whatsapp

TOBELO, HR—- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Halmahera Utara (Halut), meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memperketat pengawasan di wilayah yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halut 28 April 2021.
Pasalnya, PD Muhamadiyah Halut menduga ada Pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah turun ke wilayah PSU dan menjanjikan memberikan bantuan Pajeko kepada warga jika memilih salah satu Paslon.
Ketua PD Muhamadiyah Halut, Jumar Mafoloi mengatakan bahwa menjelang PSU di Halut, rupanya ada beberapa pejabat ASN lingkup Pemrov Malut ikut terlibat memenangkan salah satu Paslon, ” Ada salah satu pejabat inisial SL, diduga turun ke Desa Supu Kecamatan Loloda Utara yang merupakan lokasi PSU, kemudian menemui masyarakat dan menjanjikan Pajeko tiga unit untuk memilih salah satu Paslon,” ungkap Jumar Mafoloi, Sabtu (03/04/2021).
Menurut Jumar, Pemuda Muhamadiyah Halut sangat mengecam keras jika ada pejabat Pemrov Malut yang secara diam diam ikut campur pelaksanaan PSU di lima TPS, ” Seharusnya sebagai pejabat harus netral dan tidak terlibat politik praktis, apa yang dilakukan itu telah mencederai hak politik warga yang berada di lima TPS PSU,” Tegas Jumar.
Karena itu, Jumar mendesak pihak Bawaslu Halut untuk memperketat pengawasan pada tahapan PSU Pilkada Halut. Sebab saat ini, PSU bisa dijadikan sebagai ajang kontrak jabatan dalam Birokrasi, “Bawaslu Halut sudah harus menyiapkan skema dan langka – langka untuk memprotek keterlibatan ASN dalam tahapan PSU,” katanya.
Jumar menyakini Bawaslu Halut, masih memiliki integritas dan netralitas dalam melaksanakan pengawasan tahapan PSU, ” Kami mendesak Bawaslu harus memprotek lima titik PSU, untuk mencegah keterlibatan ASN pejabat Pemrov Malut maupun ASN Pemda Halut untuk tidak terlibat dalam proses tahapan PSU,” pungkasnya. (mn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.