Wawali Ternate Sampaikan RAPBD-P 2026, Pendapatan Dipatok Rp988,83 Miliar

  • Whatsapp

TERNATE,HR— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menggelar rapat paripurna ketiga masa peersidangan pertama tahun sidang 2026, Kamis (24/9/2026). Agenda utama sidang tersebut adalah penyampaian Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) Tahun 2026.

Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Ternate, Rusdi A. Im, nota tersebut dibacakan oleh Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. RAPBD-P 2026 ini disusun sebagai tindak lanjut atas kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS yang telah diteken Pemkot dan DPRD Ternate pada 22 September lalu.

Wawali dalam laporannya mengatakan dalam rancangan perubahan ini, pendapatan daerah dipatok sebesar Rp988,83 miliar, naik Rp26,99 miliar (2,81 persen) dari target sebelumnya. Sementara, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp159,69 miliar dari pajak, retribusi, dan sumber sah lainnya.

Pendapatan transfer sebesar Rp820,70 miliar (didominasi transfer pusat Rp710,13 miliar dan transfer antar-daerah Rp110,57 miliar).

Wawali juga menyoroti tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap dana transfer pusat. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot menyiapkan strategi intensifikasi, ekstensifikasi pajak, perbaikan basis data, hingga digitalisasi sistem informasi guna mendongkrak kemandirian daerah.

Dari sisi pengeluaran katanya, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp987,51 miliar. Alokasi ini terbagi menjadi Belanja Operasi sebesar Rp929,25 miliar (termasuk gaji pegawai dan barang/jasa), Belanja Modal senilai Rp51,05 miliar untuk infrastruktur publik, serta Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp7,19 miliar.

Sementara itu, struktur pembiayaan mencatat penerimaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) 2025 sebesar Rp1,68 miliar, serta pengeluaran pembiayaan senilai Rp3,00 miliar yang dialokasikan sebagai penyertaan modal pada Bank BPRS.

Menginjak tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kota Ternate 2025–2029, eksekutif berharap rangkaian pembahasan bersama legislatif ini dapat berjalan mulus, konstruktif, serta bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga Ternate.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *